Mengenal Yaman, Negeri Para Wali

Viewers

 



Yaman adalah sebuah negara yang terletak di Asia Barat, lebih tepatnya di Kawasan Timur Tengah dan terletak di ujung Selatan Semenanjung Arab atau Jazirah Arab. Negara ini berbatasan dengan Arab Saudi di Utara dan negara Oman di Timur Laut. Jika kita coba bandingkan dengan luas wilayah Yaman dengan Indonesia, luas negara ini masih sedikit lebih besar dari luas daratan pulau Kalimantan.

Menurut teori, nama Yaman berasal dari bahasa Arabdari kata Yaman yang berarti sisi kanan, karena wilayah Yaman berada di sebelah kanan Ka’bah di Mekah. Teori lain mengatakan, nama Yaman diambil dari nama putra bungsu Nabi Yakub AS yaitu Binyamin atau Benjamin. Dalam bahasa Ibrani Binyamin berarti anak dari selatan.

Pada masa lampau, Yaman menjadi salah satu pusat peradaban kuno dan salah satu negara terkaya. Namun, sejak bergejolaknya gelombang Arab pada tahun 2011 Yaman adalah salah satu negara yang belum pulih dari konflik yang berkepanjangan.

Terkenal Akan Kopi Arabika

Sebagai bagian dari jalur perdagangan, rempah-rempah kuno Yaman adalah salah satu tempat di mana kopi pertama kali dibudidayakan. Meskipun biji kopi pertama kali ditemukan di wilayah Ethiopia, namun orang Yaman yang pertama kali menemukan sifat-sifat yang merangsang dari kopi sebagai minuman. Jika kamu suka kopi, kamu pasti tidak asing dengan jenis kopi Arabika. Sebenarnya ini adalah jenis kopi yang berasal dari dataran tinggi Ethiopia. Nama Arabika sendiri diambil karena jenis kopi ini pertama kali dikembangkan di wilayah Arabia tepatnya Yaman.

 

Perkembangan Islam di Yaman

Islam mulai menyebar dengan cepat di Yaman sekitar abad ke-7 masehi. Dimulai ketika Nabi Muhammad SAW mengirim surat melalui para utusannya ke berbagai pemimpin suku di wilayah tersebut. salah satunya adalah Ali Bin Abi Thalib yang dikirim ke kota Sana’a.

memiliki sejarah yang panjang dan kaya, serta budaya yang unik dan beragam. Yaman juga dikenal sebagai negeri yang diberkahi oleh Allah SWT, karena banyak dihuni oleh keturunan Rasulullah SAW, ulama besar, dan waliyullah. Keturunan Rasulullah SAW yang tinggal di Yaman disebut dengan habaib. Mereka adalah orang-orang yang memiliki garis keturunan langsung dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA dan Sayyidah Fatimah az-Zahra RA, putri Rasulullah SAW. Habaib memiliki peran penting dalam menyebarkan Islam di Yaman dan di berbagai negara lainnya, terutama di Asia Tenggara.

Ulama besar yang lahir di Yaman juga tidak terhitung jumlahnya. Mereka adalah ahli hadis, fiqih, tafsir, tasawuf, dan bidang ilmu lainnya. Dikutip dari telukpersia.com (20/11/23) Beberapa nama ulama yang terkenal adalah Imam al-Hafizh al-Muhaddits al-Qurasyi, Imam al-Hafizh al-Muhaddits al-Hakim, Imam al-Hafizh al-Muhaddits al-Baihaqi, Imam al-Hafizh al-Muhaddits al-Dhahabi, Imam al-Hafizh al-Muhaddits al-Suyuthi, Imam al-Hafizh al-Muhaddits al-Nawawi, Imam al-Hafizh al-Muhaddits al-Bukhari, Imam al-Hafizh al-Muhaddits al-Muslim, dan masih banyak lagi.

Sejarah penyebaran agama islam di Indonesia sendiri juga tidak terlepas dari campur tangan orang-orang Yaman. Menurut catatan sejarah, antara abad ke-9 dan ke-11 Masehi, bangsa Hadhrami menginjakkan kaki di bumi Nusantara untuk berdagang serta menyebarkan agama islam.

Diriwayatkan oleh Abu Huraira: Nabi bersabda, “Orang-orang Yaman telah datang kepadamu dan mereka lemah lembut. iman adalah orang Yaman dan hikmah adalah orang Yaman. Sedangkan kesombongan dan keangkuhan adakaah sifat-sifat pemilik unta (yaitu orang Badui). Ketenangan dan kekhidmatan adalah karakter pemilik domba.” (Hadist No. 4388 Kitab Al-Maghazi, Imam Bukhari).

Ibukota Yaman Sana’a

Kota Sana’a merupakan kota terbesar di Yaman. Menurut konstitusi Yaman, kota Sana’a adalah ibu kota resmi dari negara tersebut. menurut tradisi yang ada, kota Sana’a didirikan pertama kali oleh SAM, puta sulung Nabi Nuh AS. Ajaran bibel di kalangan Nasrani meyakini Kerajaan Saba sebagai negara pada masa lampu pernah dipimpin oleh Ratu Sheba atau dalam ajaran islam dikenal dengan sebutan Ratu Bilqis. Terletak di ketinggian rata-rata 3.500 meter di atas permukaan laut, Kota Sana’a termasuk dalam situs warisan dunia UNESCO, menjadikannya sebagai salah satu ibukota tertinggi dan tertua di dunia. 

Komentar

Populer

Mengenal Budaya Islam Ala Al-Jazair

Keren! Pandawara Grup Diundang ke Denmark, Untuk Belajar Daur Ulang Sampah

Generasi Muda, Era Digital, dan Politik