Postingan

Menampilkan postingan dengan label kesehatan

Bau Ketiak Bikin Minder? Ini 5 Cara Ampuh Untuk Mengatasinya

Gambar
(istockphoto/ponywang) Bau ketiak adalah masalah yang sering dialami oleh banyak orang, terutama di daerah torpis seperti Indonesia. Bau ketiak bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti keringat, bakteri, hormon, makanan, atau penyakit tertentu. Bau ketiak bisa menurunkan rasa percaya diri dan kenyamanan seseorang, baik di tempat kerja, sekolah, maupun di lingkungan sosial. Namun, kamu tidak perlu khawatir, karena ada cara ampuh untuk mengatasi bau ketiak yang mengganggu. Berikut adalah 5 cara yang bisa kamu coba: Menggunakan Deodorant atau Antiperspirant Produk-produk ini bisa membantu mengurangi keringat dan bau ketiak dengan cara menghambat kelenjar keringat atau membunuh bakteri penyebab bau. Pilihlah produk yang sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan kamu. Aplikasikan produk tersebut setelah mandi dan keringkan ketiak terlebih dahulu. Jangan lupa untuk mengganti produk ini secara berkala agar tetap efektif.  Cukur atau Pangkas Rambut Ketiak Mengutip dari laman thomsontee....

Ini Diet Ekstrem Ala IU Solois Asal Korea Selatan, Berani Coba?

Gambar
Foto: kpopbehind.com   Lee Ji Eun atau yang memiliki nama panggung IU, merupakan solois asal Korea. Dengan suara emasnya, tak heran jika IU memiliki jutaan penggemar yang bahkan datang dari kalangan Idol lain. Selain bakatnya di dunia tarik suara, IU juga memiliki paras yang cantik dan tubuh ideal yang tak jarang membuat iri para kaum hawa. Hal tersebut dianggap wajar di industri hiburan korea, karena fisik menjadi salah satu sumber kesuksesan. Belum lagi, Korea juga memiliki standar kecantikan tersendiri. Tak heran, jika ada kasus Idol mendapat komentar tak mengenakan berbau fisik oleh para K-Netz (sebutan warganet Korea). Sementara itu, Bagi IU sendiri tubuh rampingnya ia dapatkan dari hasil kerja kerasnya dalam menjalani diet ekstrem. Dari diet tersebut, IU berhasil kehilangan banyak berat badan. Dikutip dari laman health-yogi.com (20/12) pada tahun 2013 IU mulai melakukan aksi diet ekstrem tersebut. Untuk menurunkan berat badannya, IU melakukan tiga kali waktu makan, terd...

Sehat Alami: Ini 5 Manfaat Jamu Bagi Perempuan yang Harus Kamu Ketahui!

Gambar
  foto: iStockphoto.com/gulcinragiboglu Jamu adalah minuman herbal tradisional yang berasal dari Indonesia. Jamu terbuat dari bahan-bahan alami, khususnya rempah-rempah, yang memiliki banyak manfaat kesehatan dan kecantikan. Jamu juga dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh, serta meningkatkan sistem imun. Jamu sangat cocok untuk dikonsumsi oleh perempuan, baik yang sudah menikah maupun yang belum. Lalu apa saja manfaat mengonsumsi jamu bagi perempuan?   1.        Membuat tubuh lebih bugar dan langsing Jamu yang dapat memberikan manfaat ini adalah jamu beras kencur yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti kencur, jahe, asam, kunyit, dan buah pala. Bahan-bahan tersebut dapat merangsang produksi cairan pencernaan, melancarkan buang air besar, dan membersihkan usus dari kotoran dan bakteri. Dengan begitu, tubuh dapat menyerap nutri dengan baik dan menghindari terjadinya penumpukan lemak. 2 .     ...

Pasca Singapura, Kasus Covid-19 di Malaysia Melonjak Hingga 57%, Apa Penyebabnya?

Gambar
ilustrasi   Muslimahdaily - Malaysia mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan menyusul gelombang covid-19 yang terjadi di Singapura sebelumnya. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Malaysia kasus covid-19 melonjak hingga 57% dan tercatat 2.626 kasus baru Covid-19. “Delapan klaster aktif covid-19 telah dilaporkan dengan total 121 kasus. Jumlah kumulatif klaster yang dilaporkan sampai dengan ME47/2023 sebanyak 7.248 klaster. Mayoritas laporannya adalah klaster yang melibatkan sektor Pendidikan,” ujar Menteri Kesehatan Malaysia dalam keterangannya, Minggu (3/12) seperti dilaporkan media The Star. Dikutip dari media new straits times (5/12) pakar Virologi Universitas Malaysia (UM) Professor Dr. Sazaly Abu Bakar mengatakan, angka infeksi covid-19 sebenarnya bisa berkisar 5.000 hingga 10.000 kasus. “Jumlah kasus infeksi sebenarnya bisa lebih tinggi karena banyak yang tidak memiliki atau menunjukkan gejala buruk apapun, dan banyak yang tidak menyadari bahwa mereka telah ...